5 Tahap Memulai Bisnis Kecil Dari Nol

Dalam artikel kali ini kita akan membahas tips seputar bisnis dan usaha. Jujur saja sebenarnya saya kurang pede membahas topik ini. Sebab pengalaman bisnis saya sendiri sebenarnya tidaklah luas. Namun dengan berbekal sedikit pengetahuan dan mencari banyak referensi tentang dunia bisnis akhirnya saya tuliskan di blog ini.

Saya merangkum segala tips dan trik dari para pengusaha yang tentunya sudah duluan mulai usaha dan sukses di bidangnya masing-masing.

Baiklah tanpa banyak basa-basi lagi, langsung saja kita masuk ke tips memulai bisnis kecil mulai dari nol.

1. Konsep Bisnis

Dalam tahap mencari sebuah ide ataupun konsep bisnis kebanyakan dari kita biasanya kebanyakan merenungkan beberapa hal seperti berikut.

Enaknya bisnis apa ya?

Jualan apa ya?

Dagang apa ya?

Hemm sebenarnya ada nggak si sebuah cara paling simple untuk menentukan bisnis apa yang layak kita coba?

Saya sendiri telah mencari informasi tentang hal ini dan berhasil mencermati beberapa hal yang bisa kamu terapkan untuk memulai bisnis.

  • Pertama Kebutuhan dari Pasar
  • Kedua Faktor Kelangkaan

Kedengarannya memang cukup sepele ya. Tapi banyak orang yang nggak mau mikirin kedua hal diatas ketika hendak memulai bisnis. Padahal dua faktor diatas itu sangat berperan penting dalam keberhasilan usaha itu sendiri.

Mari kita bahas tuntas tentang kedua hal diatas.

A. Kebutuhan dari Pasar

Disini kita jangan sampai memulai usaha yang ternyata itu nggak ada nilainya, nggak ada yang butuh atau nggak relevan sama sekali dengan kondisi sekarang.

B. Faktor Kelangkaan

Sebelum memulai usaha coba deh kamu riset terlebih dahulu. Udah banyak belum si pemain lain yang sudah nawarin produk atau jasa tersebut? Jika belum, maka itu kesempatan besar untuk memulainya dari sekarang. Sebab dengan semakin langkanya usaha tersebut maka kesempatan kita untuk sukses di bisnis tersebut semakin besar.

Istilahnya adalah, A Rare and Valuable Product or Services.

Rare itu artinya langka atau belum banyak yang menyediakan.

Valuable sendiri artinya bernilai atau dibutuhkan oleh banyak orang.

Nah buat menemukan produk yang langka dan bernilai itu juga tidak mudah. Banyak sekali orang yang gagal untuk mempersatukan dua hal ini, kebutuhan pasar dan kelangkaan.

Bahkan kebanyakan para pebisnis pemula yang sama sekali tidak memperhitungkan kedua hal sederhana tersebut.

Lah kita bikin bisnis yang ternyata tidak bernilai atau sudah sangat banyak yang menyediakan produk serta jasa tersebut. Ya jadinya kalang kabut sendiri dong. Karena sudah tidak langka lagi maka peluang untuk sukses juga akan semakin kecil.

Oke sekarang kita masuk ke tahap yang kedua.

2. Target Konsumen

Kalau misalnya kita sudah berhasil nentuin konsep bisnisnya atau konsep bisnis sudah mulai terbentuk, sudah menemukan produk atau jasa yang dibutuhkan banyak orang dan penyedia produk atau jasa tersebut masih terbatas maka tahap berikutnya adalah kita perlu menentukan siapa si target konsumen dari produk atau jasa kita.

Kira-kira siapa si orang yang akan beli produk atau jasa kita?

Apakah konsumen kita akan kebanyakan cowo atau cewe?

Umurnya di kisaran berapa?

Lalu anak muda atau orang yang sudah dewasa?

Kira-kira kemampuan ekonominya gimana? yang kelas menengah ke atas atau kelas menengah kebawah?

Dalam situasi apa sih mereka akan membeli produk atau jasa kita?

Apakah mereka hanya akan beli produk diwaktu-waktu tertentu doang?

Atau justru mereka akan rutin untuk beli dalam beberapa hari sekali?

Sebab mengenal siapa konsumen kita adalah sebuah tahapan penting dalam membangun sebuah bisnis. Yang menjadi pondasi dari sebuah brand dan juga produk kita itu sendiri.

Tentu saja produk buat cowo dan cewe bakalan beda dong bentuk packagingnya. Sedangkan produk buat anak muda dan orang yang sudah tua tentunya juga sudah beda gitu cara komunikasinya.

Bikin produk buat kelas menengah atas dan menengah bawah juga bakalan beda gitu sensivitas harganya.

Nah dengan semakin mengenal siapa sih konsumen kita? Maka kita akan lebih gampang gitu dalam menjalani tahap bisnis selanjutnya.

3. Kepuasan Konsumen

Nah ditahap ini kita harus fokus dengan segala cara untuk membuat konsumen kita itu seneng dan merasa puas dengan produk ataupun jasa yang kita tawarkan.

Kesannya itu adalah masalah yang cukup sepele. Tapi justru ini adalah tahap terpenting dalam sebuah bisnis ataupun usaha. Entah itu bisnis kamu dalam kelas menengah ataupun kelas kecil, faktor kepuasan pelanggan adalah sebuah hal yang wajib kamu jaga.

Misalnya kamu akan membuka usaha rumah makan. Silahkan sediakan tempat yang bersih, menu yang lengkap, harga yang menyesuaikan dan pelayanan yang ramah. Sehingga para konsumen juga akan betah untuk kembali lagi dan lagi kerumah makan kamu.

Selain itu dalam rumah makan penyajian yang cepat dan rasa yang enak juga akan menambah kepuasan lebih terhadap konsumen. Dan coba deh sediakan menu pembayaran yang lengkap juga kemudian selalu usahakan untuk tetap tersedia uang kembalian.

Ini juga berlaku jika kamu membuka usaha online.

Buatlah produk kamu terlihat lengkap mulai dari detail produk melalui foto produk yang kamu gunakan. Entah itu tampak belakang, tampak samping dan hal-hal detail lainnya coba kamu sediakan dalam foto produk kamu.

Kemudian ketika ada konsumen yang tanya-tanya tentang produk Anda segera jawab pertanyaan tersebut. Jawab dengan ramah, jangan jawab seadaanya saja seperti ada, tidak, ya dan lain-lain.

Usahakan sebisa mungkin hindari kalimat yang terlalu singkat dalam menjawab pertanyaan konsumen. Sebab jawaban kamu juga akan berpengaruh pada psikologi mereka.

4. Lokasi Strategis

Pikirkan juga untuk mencari lokasi yang strategis dalam menjalankan usaha kamu.

Memiliki lokasi yang strategis pastinya akan membuat usaha kamu lebih punya peluang untuk berkembang.

Carilah lokasi yang mudah ditemukan oleh para konsumen. Bahkan ketika ada orang yang mungkin saja hanya lewat bisa mampir ke tempat usaha kamu.

Lokasi baik benar benar akan memberikan dampak yang baik untuk usaha kamu kedepannya.

5. Lakukan Promosi

Melakukan promosi melalui sosial media yang kamu punya juga akan membantu usaha kamu semakin banyak diketahui oleh orang-orang disekitarmu.

Kalau setelah usaha kamu berdiri tanpa dibarengi dengan promosi memang bisa bisa saja. Namun jika kamu melakukan promosi pastinya akan jauh lebih baik.

Untuk promosi sendiri kamu bisa melakukannya melalui sosial media, brosur atau bahkan melalui mulut ke mulut.

Itulah 5 tips memulai bisnis kecil dari nol dari saya. Mudah-mudahan artikel ini dapat memberikan manfaat untuk kamu yang sudah membacanya.

Jika ada tips lain boleh banget kok kamu share melalui kolom komentar artikel ini.