Skip to main content

Alberttt: Saya ingin melawan EVOS di grand final MPL



Untuk para pecinta game Mobile Legends khususnya di Indonesia jika ditanya pertandingan apa yang paling bergengsi di Mobile Legends Indonesia pastinya tidak akan sedikit yang menjawab pertandingan antara RRQ dan EVOS lah yang paling bergengsi.

Memang kedua tim ini sudah menjadi tim rival sejak lama. Bahkan jika keduanya bertemu dalam suatu pertandingan sebutan El Clasico pun sudah langsung tersemat untuk kedua tim yang sedang bertanding, RRQ Hoshi dan EVOS Legends.

Pada MPL Season 6 sendiri RRQ Hoshi dan EVOS Legends sempat bertemu. Harap-harap melihat pertandingan yang panas dan seru justru itu semua belum tersajikan dengan baik. Hal ini tak lepas dari faktor permainan EVOS Legends yang cukup turun performanya di MPL Season 6. Terbukti ketika kedua tim bertemu bisa dikatakan RRQ Hoshi bisa dengan mudah mengalahkan rival abadinya dengan skor telak 2:0.

Memasuki penghujung regular season MPL Indonesia Season 6, El Clasico kembali tersaji, tepatnya di pertandingan penutupan. Berkaca pada apa yang terjadi di El Clasico sebelumnya, dan performa EVOS Legends di sepanjang regular season, pertandingan ini tidak mendapatkan perhatian yang biasanya didapatkan. Tidak banyak yang berharap pertandingan ini bakal berlangsung panas.

Tapi secara mengejutkan, pasukan Macan Putih yang tidak diunggulkan justru bisa memenangkan game pertama dengan sangat dominan. Adrenalin para penonton langsung terpompa dengan pertunjukkan tersebut. Meski pada akhirnya RRQ menjadi pemenang dengan skor 2-1, tapi dalam pertandingan itu, El Clasico yang dikenal sebagai duel dengan skill tingkat tinggi akhirnya kembali hadir.

Hal lain yang menarik perhatian di pertandingan itu adalah Savage yang didapatkan oleh debutan, Alberttt, di penghujung game ketiga. Pemain yang dijuluki sebagai Baby Alien itu juga mengaku senang bisa menjalani laga paling bergengsi di MPL Indonesia. Ketika ditanya saat sesi wawancara pasca pertandingan tentang siapa yang ingin ia lawan di grandfinal playoff nanti, ia menjawab dengan tegas jika ia ingin melawan EVOS.

“Saya ingin berhadapan dengan EVOS di grand final playoff MPL, mereka juga yang akan menjadi ancaman terbesar RRQ karena mereka punya playstyle unik,” ungkap Alberttt.

El Clasico kemarin menunjukkan jika EVOS yang tidak konsisten belakangan ini tidak bisa diremehkan. Jika sedetik saja lawan mereka lengah, maka taring Macan Putih akan menancap di leher mereka. Itulah yang terjadi pada RRQ di game pertama.

Menarik untuk disaksikan apakah El Clasico akan kembali hadir sebagai duel pamungkas MPL Indonesia Season 6.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
-->